Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mahasiswa Magister Sosiologi UIN Sunan Kalijaga di Desa Panggungharjo
Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mahasiswa Magister Sosiologi UIN Sunan Kalijaga di Desa Panggungharjo
Salah satu program dari magister Sosiologi adalah pengabdian kepada masyarakat (PKM). Program tersebut bertujuan mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan perspektif sosiologis yang diperoleh mahasiswa selama proses perkuliahan. Adapun pelaksanaan PKM kali ini bertempat di Desa Panggungharjo, Kabupaten Bantul, daerah Istimewa Yogyakarta. Pembukaan PKM yang bekerja sama dengan Desa Panggungharjo dilaksanakan pada hari Rabu 7 Oktober 2026 di aula Desa. PKM diawali dengan pertemuan bersama perangkat Desa Panggungharjo yang bertujuan untuk menjalin silaturahmi antara mahasiswa dan pemerintah desa. Pertemuan tersebut sekaligus membangun komunikasi, membuka ruang diskusi, dan kolaborasi.
Pembukaan PKM diawali dengan sambutan yang salah satunya disampaikan oleh Sekretaris Prodi Magister Sosiologi yakni Ibu Dr. Muryanti, S.Sos., M.A. Beliau menyampaikan bahwa hasil akhir dari PKM adalah penyusunan sebuah buku yang memuat hasil kajian berdasarkan potensi, dinamika, dan berbagai isu sosial yang berkembang di Desa Panggungharjo. Pada prosesnya, buku tersebut nantinya menjadi kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan desa. Sambutan kedua disampaikan oleh bapak kepala Desa Panggungharjo, dalam sambutannya pemerintah desa sangat menerima baik kedatangan dan tujuan mahasiswa magister sosiologi. Beliau juga memberikan gambaran mengenai kondisi demografis Desa Panggungharjo yang memiliki jumlah penduduk kurang lebih 29.000 jiwa. Lebih lanjut, beliau menyampaikan harapannya agar mahasiswa dapat berkontribusi melalui pemikiran dan perspektif sosiologis khususnya dalam mengidentifikasi serta merumuskan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Setelah sambutan-sambutan, dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ibu Muryanti. Pada penyampaian materinya, beliau menjelaskan bahwa Desa Panggungharjo merupakan gambaran masyarakat transisi, yaitu masyarakat yang berada dalam proses perubahan dari pedesaan menuju perkotaan. Perubahan terlihat dari beragam mata pencaharian masyarakat yang tidak lagi bergantung pada sektor pertanian tetapi berkembang di sektor jasa. Selain itu urbanisasi menjadi salah satu fenomena yang dialami, ditandai dengan kedatangan masyarakat dari berbagai daerah dengan latar belakang berbeda mulai dari pendidikan, sosial, dan politik. Kondisi tersebut menunjukkan adanya mobilitas penduduk yang cepat dan perubahan kultur masyarakat. Melalui kegiatan PKM yang berlangsung mulai Oktober hingga Desember, diharapkan mahasiswa dapat berkontribusi bagi masyarakat Panggungharjo. Pengalaman dan pengetahuan baru juga akan diperoleh mahasiswa yang dapat diterapkan di lingkungan asal masing-masing.
Adapun rencana penulisan buku, disampaikan bahwa proses penyusunan tulisan akan melibatkan perangkat desa sebagai narasumber sesuai bidangnya. Mahasiswa bertugas mengolah informasi yang didapatkan melalui wawancara dan studi literatur untuk menjadi tulisan. Pada pertemuan tersebut juga muncul beberapa isu potensial yang dapat dikaji lebih lanjut. Beberapa isu tersebut seputar, lembaga KUPAS yang sudah tidak lagi beroperasi, dan persoalan belum optimalnya penanganan kasus kekerasan dan perundungan di masyarakat. Hal tersebut berkaitan dengan mekanisme penyelesaian keadilan di tingkat desa. Ditambahkan juga tentang regenerasi pengrajin dan petani yang menjadi perhatian untuk kelestarian kedua profesi tersebut yang menghadapi tantangan. Berbagai isu tersebut dapat menjadi kajian sosiologis bagi mahasiswa, dan potensi pengembangan masyarakat Desa Panggungharjo melalui penyusunan buku oleh mahasiswa Magister Sosiologi (Alvina Fatimatuzahra)