Mahasiswa Prodi Magister Sosiologi mengikuti Kunjungan ke LSM Combine

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) memiliki peranan penting dalam Gerakan social di Indonesia. Sebagai sebuah organisasi yang berada di level akar rumput dengan berbagai macam isu, LSM menjadi penggerak utama sebagai bagian dari proses perubahan dalam masyarakat. Peranannya sebagai penggerak tersebut berkaitan dengan aktivitas, diantaranya: (1) Advokasi dan Kebijakan Publik; (2) Pemberdayaan Masyarakat; (3) Penyalur Aspirasi dan Komunikator: (4) Bantuan Kemanusiaan dan Pelayanan Sosial: (5) Pengawas Lingkungan dan Sosial: Mendeteksi dan melaporkan pelanggaran hukum, serta mendorong pelestarian lingkungan.

Dalam kaitannya tersebut, mahasiswa Magister Sosiologi Angkatan 2025 dan 2026 yang tergabung dengan mahasiswa Sosiologi Angkatan 2024 kelas A melakukan kunjungan ke LSM Combine sebagai upaya untuk mengetahui bagaimana peranan LSM dalam pembangunan. Kegiatan tersebut didampingi oleh Wakil Dekan I sekaligus Dosen Magister Sosiologi, Ambar Sari Dewi, Ph.D pada Rabu, 29 April 2026 di LSM Combine.

Ferdhi F. Putra, selaku perwakilan dari Combine menyatakan bahwa combine mengembangkan program literasi digital yang tidak berhenti kepada kemampuan tehnis, melainkan juga menyentuh kesadaran kritis masyarakat dalam menghadapi arus informasi. Disini aspek keamanan menjadi bagian penting, melalui dari perlindungan data pribadi, menjaga keamanan fisik dalam menggunakan teknologi, sehingga dapat memperhatikan kesehatan mental di tengah tekanan dunia digital yang serba cepat.

Masih menurut Ferdhi, Selain itu Combine juga mendorong pemberdayaan media berbasis warga, ini berarti masyarakat didorong untuk aktif memproduksi dan mengelola informasi mereka sendiri, bukan hanya menjadi penerima pasif. Dengan begitu, ruang publik digital bisa menjadi partisipatif, beragam, dan tidak didominasi oleh segelitir pihak saja. Di sisi lain, Combine menekankan pentingnya manajeman data yang terintegrasi. Data tidak hanya di kumpulkan, tetapi juga diolah dan dimanfaatkan secara sterategis untuk mendukung pengambilan keputusan, advokasi, dan pengembangan program yang lenih tepat sasaran. Semua upaya tersebut terhubung dengan isu-isu strategis yang lebih luas, seperti mempertahankan ruang sipil agar tetap terbuka dan demokratis, berkonteribusi dalam menjawan krisis ekologi, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Dengan pendekatan ini, Combine tidak hanya bekerja di level teknis, tetapi juga berupanya membangun perubahan sosial yang berkelanjutan dan berakar pada kekuatan warga itu sendiri.

Di akhir sesi, Combine menawarkan Kerjasama magang mahasiswa Sosiologi S1 dan S2 untuk magang di LSM Combine sebagai bagian dari pembelajaran pemberdayaan masyarakat di bidang teknologi (Muryanti-Habibie)